PURWAKARTA – Kesabaran Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Bin Zein atau yang akrab disapa Om Zein, akhirnya mencapai batas. Setelah peringatan demi peringatan tak kunjung diindahkan, sebuah warung yang berdiri di area Gedung Dakwah pun langsung diperintahkan untuk dibongkar, memicu perhatian warga yang menyaksikan ketegasan tersebut di lokasi.
Pembongkaran tersebut dilakukan setelah pemilik warung dinilai tidak mengindahkan sejumlah teguran yang sebelumnya telah disampaikan oleh pemerintah daerah.
Melihat kondisi tersebut, Om Zein yang turun langsung ke lokasi akhirnya mengambil keputusan tegas dengan memerintahkan pembongkaran di tempat. Aksi tersebut sontak menjadi perhatian warga sekitar yang menyaksikan langsung jalannya penertiban.
“Ini bukan soal tegas atau tidak, tapi soal aturan yang harus ditegakkan. Kalau sudah diingatkan berkali-kali tapi tetap diabaikan, tentu harus ada tindakan,” ujar Om Zein di sela kegiatan.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak melarang masyarakat untuk mencari nafkah, namun harus tetap memperhatikan aturan dan tidak menggunakan fasilitas umum secara sembarangan.
Penertiban ini, lanjutnya, merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban, kenyamanan, serta fungsi dari fasilitas publik agar tetap sesuai dengan peruntukannya.
Warga yang berada di lokasi pun memberikan beragam respons. Sebagian mendukung langkah tegas tersebut karena dinilai dapat menjaga ketertiban lingkungan, sementara sebagian lainnya berharap ada solusi yang tetap memperhatikan sisi kemanusiaan bagi pemilik warung.
Pemerintah Kabupaten Purwakarta memastikan akan terus melakukan penataan terhadap bangunan-bangunan yang melanggar aturan, terutama yang berdiri di atas lahan fasilitas umum.
Langkah tegas Om Zein ini sekaligus menjadi pesan bahwa setiap pelanggaran, sekecil apa pun, tetap akan ditindak jika tidak diindahkan—demi menjaga ketertiban dan kepentingan bersama.
