PURWAKARTA – Polres Purwakarta menerima kunjungan Tim Penelitian dan Supervisi STIK Lemdiklat Polri dalam rangka penelitian mengenai penanganan dan mitigasi bencana alam.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Presisi Polres Purwakarta, pada Kamis, 30 Juli 2026, sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan serta sinergi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Jawa Barat.
Mewakili Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam kegiatan dibuka oleh Wakapolres Purwakarta, Kompol Yudiono, turut hadir Ketua Tim Penelitian STIK Lemdiklat Polri KOMBES POL Hendro Wahyudin, Dr. Novi Indah Earlyanti, selaku Dosen STIK Lemdiklat Polri, Dr. Sutrisno,selaku Dosen STIK Lemdiklat Polri, Erna Yatmi, selaku PS. Paur Bagjiantekpol Bid PPITK STIK Lemdiklat Polri, para Pejabat Utama Polres Purwakarta, Pejabat Utama Polresta Karawang, serta perwakilan BPBD Kabupaten Purwakarta dan BPBD Kabupaten Karawang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan sambutan mewakili Kapolres Purwakarta, sambutan Ketua Tim Peneliti STIK Lemdiklat Polri, penyerahan cenderamata berupa buku, foto bersama, serta Focus Group Discussion (FGD) yang membahas berbagai aspek kesiapsiagaan, penanganan, dan mitigasi bencana alam.
Dalam sambutan yang disampaikan Wakapolres Purwakarta mewakili Kapolres, ditegaskan bahwa penelitian dan supervisi tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara institusi pendidikan Polri, kepolisian kewilayahan, pemerintah daerah, dan instansi terkait guna meningkatkan kapasitas personel dalam menghadapi potensi bencana.
Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam melalui Wakapolres Purwakarta KOMPOL Yudiono menyampaikan bahwa wilayah Purwakarta memiliki karakteristik geografis yang memerlukan kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan terhadap berbagai potensi bencana alam.
“Penelitian ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi yang aplikatif dalam meningkatkan kemampuan Polri bersama pemerintah daerah dan seluruh stakeholder dalam menghadapi bencana alam. Sinergi, kolaborasi, dan kesiapsiagaan menjadi kunci utama untuk melindungi masyarakat serta meminimalkan risiko yang dapat ditimbulkan,” ujar KOMPOL Yudiono.
Sementara itu, Ketua Tim Penelitian STIK Lemdiklat Polri KOMBES POL Hendro Wahyudin, menjelaskan bahwa kegiatan penelitian dan supervisi bertujuan memperoleh data empiris dari kewilayahan sebagai bahan kajian ilmiah untuk mendukung penyusunan strategi penanggulangan bencana yang semakin efektif, adaptif, dan berbasis kebutuhan di lapangan.
Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung penguatan kapasitas personel menghadapi situasi kebencanaan sekaligus memperkuat implementasi Commander Wish Kapolda Jawa Barat “Jaga Rawat Jawa Barat.”
“Melalui penelitian dan forum diskusi ini, diharapkan lahir berbagai masukan dan inovasi dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam. Polres Purwakarta akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, BPBD, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Kami juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana serta segera melaporkan setiap kondisi darurat melalui layanan kepolisian maupun Layanan Polri 110 agar dapat segera ditindaklanjuti,” ungkap IPTU Tini Yutini.
