PURWAKARTA – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Purwakarta melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di wilayah binaan.
Salah satunya ditunjukkan Bhabinkamtibmas Desa Dangdeur, Polsek Bungursari, yang melaksanakan kegiatan sambang dan pendampingan kepada petani jagung hibrida di Kampung Dangdeur RT 009 RW 003, Desa Dangdeur, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Aipda M. Zulkifli tersebut menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendorong partisipasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan produktif guna mendukung ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.
Dalam kegiatan sambang tersebut, Bhabinkamtibmas berdialog langsung dengan para petani terkait perkembangan budidaya jagung hibrida yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat.
Selain memberikan motivasi, petugas juga menyampaikan pentingnya menjaga semangat gotong royong dan keberlanjutan usaha pertanian sebagai salah satu sektor strategis penopang ketahanan pangan.
Petani jagung di Desa Dangdeur dinilai telah memberikan kontribusi positif dalam memenuhi kebutuhan pangan, baik untuk konsumsi keluarga maupun untuk dipasarkan kepada masyarakat sekitar. Keberadaan usaha pertanian skala kecil tersebut tidak hanya membantu menciptakan kemandirian pangan, tetapi juga memberikan nilai ekonomi bagi warga.
Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kapolsek Bungursari, Kompol R. Dandan Nugraha Gaos mengatakan bahwa kegiatan pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan masyarakat.
“Melalui kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah para petani, kami ingin memberikan motivasi sekaligus mendorong masyarakat agar terus memanfaatkan lahan yang tersedia untuk kegiatan produktif yang bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan,” ujar Kompol Dandan.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini, menyampaikan bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.
“Polri mendukung penuh program ketahanan pangan melalui berbagai kegiatan pendampingan yang dilakukan personel di lapangan. Kehadiran Bhabinkamtibmas diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk lebih optimal memanfaatkan potensi pertanian yang dimiliki sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan sekaligus memperkuat ketersediaan pangan di daerah,” kata Tini.
Ia menambahkan, kegiatan pendampingan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang aman, produktif, dan sejahtera.
“Dengan adanya pendampingan secara berkelanjutan, diharapkan semakin banyak masyarakat yang tergerak mengembangkan sektor pertanian sebagai salah satu langkah nyata mendukung program ketahanan pangan nasional dari tingkat desa,” ungkap Tini.
