Berbaur dengan Warga Saat Nobar, Kapolres Purwakarta: Rivalitas Hanya di Lapangan

PURWAKARTA – Mako Polres Purwakarta mendadak seperti stadion mini, Sabtu (12/9/2026) sore. Ratusan warga berkumpul untuk Nonton Bareng (Nobar) laga Persija Jakarta kontra Persib Bandung.

Di tengah sorak-sorai penonton, Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam terlihat duduk berbaur bersama masyarakat. Tidak ada sekat. Momen itu dimanfaatkan polisi untuk lebih dekat sekaligus menyampaikan pesan Kamtibmas.

Kegiatan nobar bukan hanya hiburan bagi pecinta bola. Polres menjadikannya ruang komunikasi dua arah agar imbauan keamanan sampai langsung ke masyarakat.

Pertandingan Persija vs Persib memang dikenal punya rivalitas tinggi. Namun menurut Polres, perbedaan dukungan adalah hal wajar selama masih dalam koridor sportivitas.

“Mari nikmati pertandingan dengan semangat, tapi jangan lupakan saling menghormati. Menang atau kalah itu biasa dalam olahraga. Yang harus kita jaga bersama adalah keamanan dan persaudaraan,” ujar Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mewakili Kapolres.

Tini menekankan, rivalitas cukup di atas lapangan.

“Rivalitas itu hanya di lapangan. Di luar lapangan kita tetap saudara. Menang dan kalah adalah bagian dari pertandingan, tetapi menjaga kondusifitas, keamanan, dan ketertiban merupakan tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Kapolres juga mengingatkan warga agar tidak terpancing emosi, ejekan, provokasi, maupun hoaks di media sosial yang bisa memicu perselisihan.

“Silakan dukung tim kebanggaan masing-masing dengan penuh semangat, tetapi tetap sportif dan saling menghormati. Jangan sampai perbedaan pilihan klub menjadi alasan untuk merusak persaudaraan,” tegasnya.

Kehadiran Kapolres yang menyatu dengan penonton menjadi cermin pendekatan Polri yang humanis. Polisi hadir bukan hanya saat ada masalah, tapi juga di ruang-ruang kebersamaan yang positif.

Polres Purwakarta berharap, melalui kegiatan seperti ini masyarakat semakin sadar bahwa keamanan bukan hanya tugas polisi. Setiap orang punya peran, mulai dari menjaga sikap, menghargai perbedaan, tidak provokatif, hingga tidak menyebar konten pemicu konflik.

Semangat itu sejalan dengan program Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto, “Jaga Rawat Jawa Barat”, yang mengajak seluruh elemen masyarakat merawat keamanan dan persaudaraan di Jawa Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *