Proyek Pipa Rp 42 Miliar PDAM Purwakarta, Warga Ragukan Kecukupan Air dari SPAM KP Sadang

PIJARNUSA.COM — Proyek perluasan jaringan air bersih senilai Rp 42 miliar yang tengah dikerjakan PDAM Purwakarta memicu kekhawatiran warga. Pipa baru akan dialirkan menuju Cibening, Cikopak, dan Maracang dengan mengambil sumber air dari Reservoir KP Sadang atau SPAM KP Sadang.

Tokoh masyarakat Maracang menilai kapasitas SPAM KP Sadang tidak akan mencukupi untuk melayani tambahan pelanggan di 3 Kecamatan, yaitu Babakan Cikao, Cibungur, dan Purwakarta.

“SPAM KP Sadang tidak bakal mencukupi untuk melayani konsumen di 3 Kecamatan. Semula SPAM ini dibangun untuk warga Cibungur,” ujarnya.

Ia menambahkan, bantuan pipa dari Provinsi senilai Rp 20 miliar justru disambungkan ke jaringan PDAM yang sudah ada di Kota Purwakarta. Selain itu, aliran air dari Waduk Jatiluhur sebagian dibelokkan ke Perumahan Lebak Kinasih yang dihuni 282 keluarga.

Pantauan di lapangan, Sistem Pengolahan Air Minum di Lebak Kinasih memiliki debit lebih deras. Hal ini karena lokasinya berada di bawah, berbeda dengan KP Sadang yang berada di dataran lebih tinggi.

Warga Perumahan Lebak Kinasih dikenakan tarif Rp 6.000 per meter kubik ditambah abonemen Rp 70.000 per bulan. Pembayaran PDAM di sana dipungut oleh petugas pemasaran perumahan.

Masalah lain juga muncul di SPAM KP Sadang. Bak penyaringan tidak berfungsi optimal akibat sumber air baku yang kotor, sehingga debit air yang dihasilkan menjadi kecil.

Dengan kondisi tersebut, warga berharap PDAM Purwakarta mengevaluasi kembali perencanaan distribusi agar perluasan jaringan tidak mengorbankan pelayanan di wilayah yang sudah ada. (Ds) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *