PIJARNUSA.COM – Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein Bersama Forkopimda Laksanakan Pemusnahan Barang Bukti yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap (inkracht), bertempat di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Purwakarta.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Negeri Purwakarta ini merupakan tahapan akhir proses penegakan hukum terhadap perkara yang putusannya telah bersifat final dan mengikat.
Dalam kegiatan ini, Kejari Purwakarta memusnahkan barang bukti dari 77 perkara yang terdiri atas perkara narkotika, pencurian dan sejumlah tindak pidana lainnya.
”Barang bukti yang dimusnahkan meliputi 313.128 batang rokok ilegal, 956,1149 gram ganja, 768,8911 gram sabu, 395,8919 gram tembakau sintetis, 52,01 gram tembakau, 15 ml cairan narkotika, 16.576 butir obat-obatan terlarang, 6 alat hisap sabu, 5 senjata tajam, 5 telepon genggam, 23 timbangan digital, 53 potong pakaian, serta 10 buah kunci. Seluruh barang bukti tersebut kemudian dimusnahkan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta, Apsari Dewi, S.H., LL.M., Ph.D., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Kejari Purwakarta dalam mewujudkan penegakan hukum yang transparan, akuntabel, profesional, dan berkeadilan.
Lebih lanjut, Kajari Purwakarta mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus meningkatkan kesadaran hukum dengan menaati aturan yang berlaku serta menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Sementara itu, Bupati Purwakarta menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Purwakarta atas berbagai program edukasi hukum, khususnya Jaksa Masuk Sekolah dan Jaksa Masuk Desa yang telah memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum menjadi langkah penting dalam membentuk generasi muda yang taat hukum.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran hukum masyarakat semakin meningkat, serta sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat guna mewujudkan Kabupaten Purwakarta yang aman, tertib, dan berkeadilan.
“lebih sedikit prokompim purwakarta Turut hadir dalam kegiatan ini unsur Forkopimda, instansi vertikal, para guru dan pelajar, serta tamu undangan lainnya,” pungkasnya. (Ds)
