PURWAKARTA – Pemerintah Kabupaten Purwakarta saat ini tengah merehabilitasi bangunan monumental di Desa Maracang berupa patung harimau.
Di samping patung tersebut, terhampar lahan bekas lapak pedagang kaki lima (PKL) yang belum lama ini digusur.
Hal serupa terjadi di depan Stasiun KA Purwakarta, puluhan PKL ditertibkan sementara banyak lahan ditanami pohon hias.
Seorang PKL berinisial Yn mengatakan, saat ini PKL banyak bermunculan di berbagai titik karena mencoba mencari penghidupan setelah terkena PHK.
“Selayaknya PKL tersebut ditertibkan dan ditempatkan supaya layak, bukan digusur,” ucapnya.
Patung harimau di Maracang direhab dengan biaya APBD sebesar Rp96.976.000, namun pengerjaannya tidak sampai tahap finishing. Sementara itu, lahan bekas PKL dipasangi pagar.
Pemugaran tersebut dinilai masyarakat tidak memberikan manfaat apapun. (Ds)
