Rawan Konflik Kepentingan, Anggaran Media Hari Jadi Purwakarta Mendesak Diaudit

PIJARNUSA.COM – Sejumlah wartawan di Kabupaten Purwakarta menyampaikan kritik keras terhadap Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), terkait dugaan ketertutupan anggaran kerja sama media di Hari Jadi Purwakarta ke- 195 Kabupaten ke- 58  yang dinilai tidak transparan. 

Tidak adanya kejelasan mengenai besaran anggaran yang dialokasikan, serta mekanisme pembagian kerja sama kepada media. Kondisi ini dinilai mencederai prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.

Wartawan senior Purwakarta, Koswara Sonjaya secara tegas mempertanyakan sikap Diskominfo yang dinilai cenderung tertutup.

“Jangan ada yang ditutup-tutupi. Ini uang negara, bukan uang pribadi. Wajib hukumnya dibuka ke publik. Kalau terus dibiarkan gelap, publik wajar curiga ada praktik yang tidak beres,” tegasnya.

Ia mendesak Diskominfo untuk segera membuka secara rinci dan tanpa pengecualian seluruh data terkait kerja sama media, mulai dari total anggaran, daftar media penerima, nilai kontrak, hingga dasar dan alasan penunjukannya.

“Kami minta Diskominfo tidak bermain dengan cara bungkam. Sebutkan secara terbuka media mana saja yang mendapatkan kerja sama, berapa nilainya, dan apa indikator penilaiannya. Kalau tidak transparan, ini berpotensi melanggar prinsip keadilan dan akuntabilitas,” lanjutnya.

Para wartawan juga mengingatkan, bahwa sikap tertutup dari badan publik dapat bertentangan dengan prinsip keterbukaan informasi publik, dan membuka ruang bagi dugaan konflik kepentingan hingga penyalahgunaan anggaran.

“Kalau tidak segera dibuka, ini bukan lagi soal etika, tapi bisa masuk ranah pelanggaran serius. Aparat pengawas internal maupun eksternal harus turun tangan,” tegasnya.**

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *