Bangunan Terbengkalai Akan Dimanfaatkan untuk IGD Serta Ruang Rawat Inap

PIJARNUSA.COM – Pemerintah Kabupaten Purwakarta berencana mengalihfungsikan bangunan pujasera yang selama ini terbengkalai menjadi fasilitas kesehatan untuk menunjang pelayanan di RSUD Bayu Asih.

Bangunan yang sebelumnya diperuntukkan bagi pusat jajanan tersebut dinilai tidak lagi dimanfaatkan secara optimal. Bahkan, sebagian kondisinya sudah mulai rusak dan hanya digunakan sebagai tempat penitipan gerobak.

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein yang akrab disapa Om Zein, mengatakan bangunan itu rencananya akan dimanfaatkan untuk menambah fasilitas Instalasi Gawat Darurat (IGD) serta ruang rawat inap, khususnya bagi pasien kelas 3.

“Kita manfaatkan untuk menambah ruangan rawat inap,” ujar Om Zein.

Menurutnya, RSUD Bayu Asih selama ini kerap menghadapi persoalan klasik berupa keterbatasan ruang rawat inap, terutama untuk kelas 3 yang paling banyak dibutuhkan masyarakat.

Kondisi tersebut bahkan sering memicu keluhan dari warga yang kesulitan mendapatkan kamar perawatan.

“Sering masyarakat menelepon Om Zein karena tidak kebagian ruangan, terutama kelas 3,” katanya.

Ia menjelaskan, keterbatasan kapasitas membuat pihak rumah sakit tidak selalu mampu menampung seluruh pasien yang membutuhkan perawatan. Situasi ini kerap menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat yang berharap segera mendapat layanan kesehatan.

“Sekarang masyarakat sangat sensitif kalau tidak kebagian ruangan, padahal memang ruangannya habis,” tambahnya.

Karena itu, pemerintah daerah melihat peluang untuk memanfaatkan bangunan pujasera yang berada di area strategis dengan lahan yang cukup luas tersebut untuk kepentingan pelayanan kesehatan.

Menurut Om Zein, daripada bangunan itu terus dibiarkan rusak dan tidak produktif, lebih baik dimanfaatkan untuk kebutuhan yang lebih mendesak bagi masyarakat.

“Daripada pujasera ini seperti sekarang rusak dan tidak terpakai, dengan lahan yang luas kita buat ruangan kelas 3,” jelasnya.

Rencana alih fungsi ini diharapkan mampu menambah kapasitas pelayanan RSUD Bayu Asih sekaligus mengurangi persoalan pasien yang tidak mendapatkan ruang rawat inap.

Jika terealisasi, langkah tersebut tidak hanya menyelamatkan aset daerah yang terbengkalai, tetapi juga menjadi solusi atas tingginya kebutuhan layanan kesehatan masyarakat di Purwakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *