PURWAKARTA – Disiplin tidak terbentuk dalam satu hari, melainkan dilatih melalui kebiasaan dan tanggung jawab sejak usia sekolah. Hal itu menjadi perhatian Sat Binmas Polres Purwakarta dalam kegiatan latihan dasar ketarunaan bagi pelajar SMKN 1 Purwakarta.
Kegiatan berlangsung di Aula SMKN 1 Purwakarta, Senin (21/9/2026), mulai pukul 09.30 WIB. Sebanyak 750 siswa mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kedisiplinan.
Kanit Binmas Aiptu Iman Maoludin bersama Bripka Tri Yudi Riyadi memberikan pembinaan kepada para peserta. Latihan dasar tidak hanya menekankan kedisiplinan, tetapi juga membangun sikap bertanggung jawab, beretika, dan patuh terhadap aturan.
Dalam kegiatan itu, pelajar diajak memahami pentingnya sikap disiplin dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari datang tepat waktu, mematuhi tata tertib, menghargai guru dan sesama, hingga bertanggung jawab terhadap tugas.
Selain itu, Sat Binmas juga memberikan wawasan agar pelajar mampu mengenali dan menjauhi perilaku negatif yang dapat menghambat pendidikan, seperti pergaulan bebas, kekerasan, dan kenakalan remaja.
Kasat Binmas Polres Purwakarta AKP Anton Pelita Nugroho mengatakan, latihan dasar ketarunaan menjadi modal awal bagi pelajar untuk membangun karakter yang kuat.
“Latihan dasar bukan hanya membentuk kedisiplinan, tetapi juga mengajarkan tanggung jawab, etika, kepatuhan terhadap aturan, dan kemampuan mengendalikan diri. Nilai-nilai tersebut akan sangat berguna bagi siswa dalam menjalani pendidikan maupun kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Ia mendorong pelajar untuk menjadikan sekolah sebagai tempat membangun kebiasaan positif.
“Jadilah pelajar yang berani mengatakan tidak terhadap ajakan negatif. Pilih lingkungan pergaulan yang sehat, hormati guru dan orang tua, serta pahami bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi. Disiplin hari ini adalah bekal untuk masa depan,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam melalui Kasi Humas Iptu Tini Yutini menyampaikan bahwa pembinaan generasi muda merupakan langkah pencegahan yang harus dilakukan secara berkelanjutan.
“Pelajar merupakan generasi yang akan menentukan masa depan. Karena itu, pembinaan harus dilakukan sejak dini melalui edukasi, keteladanan, dan komunikasi yang baik. Kami ingin para siswa tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter, disiplin, tanggung jawab, dan kesadaran hukum,” ungkapnya.
