46 Siswa SDN 3 Ciseureuh Ikuti Polantas Menyapa di Mapolres Purwakarta

PURWAKARTA – Mengenalkan keselamatan berlalu lintas sejak usia dini menjadi salah satu langkah penting dalam membangun generasi yang sadar akan aturan dan keselamatan di jalan raya.

Melalui kegiatan Polantas Menyapa, Polisi Sahabat Anak (Polsanak), dan Outing Class, Satuan Lalu Lintas Polres Purwakarta mengajak siswa-siswi SD Negeri 3 Ciseureuh belajar mengenal dunia lalu lintas dengan cara yang menyenangkan.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (30/10/2026) mulai pukul 08.00 WIB di Mapolres Purwakarta tersebut diikuti oleh 46 siswa-siswi bersama lima orang guru. Kegiatan dipandu oleh Kanit Kamsel bersama anggota Satlantas Polres Purwakarta.

Dalam suasana penuh keceriaan, para siswa mendapatkan edukasi mengenai pengenalan profesi kepolisian, rambu-rambu lalu lintas, serta cara aman menyeberang jalan atau Camejasa. Anak-anak juga diberikan pemahaman tentang pentingnya menggunakan helm saat berkendara, memilih tempat yang aman ketika menyeberang, serta membiasakan diri menaati aturan lalu lintas.

Tak hanya soal keselamatan di jalan, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi tentang larangan perundungan atau bullying. Materi disampaikan dengan pendekatan yang mudah dipahami anak-anak, diselingi permainan dan bernyanyi bersama agar suasana belajar terasa lebih akrab dan menyenangkan.

Melalui program Polsanak, Polres Purwakarta ingin membangun kedekatan antara polisi dan anak-anak. Polisi tidak hanya dikenal sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat, pelindung, pengayom, dan penolong yang hadir dengan sikap ramah serta bersahabat.

Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam mendukung kegiatan edukasi yang menyentuh langsung kalangan pelajar sejak usia dini.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Enggar Jati Nugroho menekankan bahwa edukasi keselamatan berlalu lintas perlu dikenalkan sejak anak-anak masih duduk di bangku sekolah dasar.

Terpisah, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengimbau para orang tua dan guru agar turut berperan dalam membiasakan anak-anak berperilaku tertib dan mengutamakan keselamatan.

“Keselamatan anak merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak orang tua dan guru untuk terus mengingatkan anak agar tidak bermain di jalan raya, selalu menyeberang di tempat yang aman, serta memahami rambu-rambu lalu lintas,” imbaunya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *