PURWAKARTA – Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melaksanakan penelitian di Polres Purwakarta, Rabu (7/10/2026), untuk mengkaji kesesuaian norma indeks penyelidikan dan penyidikan tindak pidana dengan kebutuhan operasional riil serta karakteristik kewilayahan.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB di Aula Tatag Trawang Tungga Polres Purwakarta tersebut merupakan bagian dari penelitian Puslitbang Polri di wilayah hukum Polda Jawa Barat dengan tema “Kesesuaian Norma Indeks Penyelidikan dan Penyidikan Tindak Pidana dengan Kebutuhan Operasional Riil serta Karakteristik Kewilayahan Guna Mewujudkan Efektivitas Penegakan Hukum”.
Penelitian dipimpin Ketua Tim Puslitbang Polri Kombes Pol Ida Bagus Made W bersama Pembina Utama Moch Nurhasim, Pembina Tingkat I Budi Triyanto, serta anggota Puslitbang Polri.
Kegiatan tersebut diikuti Wakapolres Purwakarta, Kabagren Polres Purwakarta, Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, dan Kasat Polair beserta anggota dari Polres Purwakarta, Karawang, dan Subang. Turut hadir Kapolsek Bungursari, Kapolsek Sukatani, dan Kapolsek Bojong beserta anggota.
Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai kesesuaian antara norma indeks yang berlaku dengan beban kerja dan kebutuhan operasional personel di lapangan. Kajian juga memperhatikan karakteristik wilayah, mulai dari tingkat kesulitan penanganan perkara, tipologi tindak pidana, kondisi geografis, hingga faktor sosial masyarakat yang dapat memengaruhi proses penegakan hukum.
Dengan melihat kondisi tersebut secara langsung, penelitian diharapkan dapat menemukan kesenjangan antara standar yang ada dengan kebutuhan nyata satuan kewilayahan. Temuan tersebut selanjutnya menjadi bahan dalam menyusun rekomendasi kebijakan, termasuk kemungkinan penyempurnaan norma indeks, dukungan biaya, maupun kebutuhan anggaran agar lebih realistis, adaptif, dan tepat sasaran.
Hasil penelitian diharapkan turut mendukung jajaran kepolisian dalam melaksanakan tugas penyelidikan dan penyidikan secara lebih profesional, cepat, transparan, dan berkeadilan, dengan tetap menyesuaikan kondisi masing-masing wilayah.
Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam melalui Kasi Humas IPTU Tini Yutini mengatakan, penelitian Puslitbang Polri menjadi kesempatan bagi satuan kewilayahan untuk memberikan gambaran mengenai kondisi operasional secara objektif.
“Setiap wilayah memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda. Karena itu, masukan dari satuan kewilayahan sangat penting untuk memberikan gambaran kondisi nyata di lapangan. Kami berharap hasil penelitian ini dapat menjadi bahan penyempurnaan kebijakan agar pelaksanaan penyelidikan dan penyidikan semakin efektif serta mampu memberikan pelayanan hukum yang profesional kepada masyarakat,” ujar IPTU Tini.
Menurutnya, efektivitas penegakan hukum membutuhkan keselarasan antara aturan, kebutuhan operasional, dukungan sumber daya, dan kondisi kewilayahan. Dengan dukungan tersebut, personel dapat menjalankan tugas secara optimal sekaligus memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.
Kegiatan penelitian ini juga sejalan dengan semangat Program Kapolri “Polisi Bersama Masyarakat”, yang menempatkan kehadiran Polri bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam upaya melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat secara profesional dan responsif.
Melalui penelitian dan evaluasi berbasis kondisi lapangan, Polri terus berupaya memastikan kebijakan yang diterapkan mampu menjawab kebutuhan operasional sekaligus mendukung penegakan hukum yang efektif dan memberikan kepastian pelayanan kepada masyarakat.
