Tak kenal Lelah, Sopir Ambulans Desa di Purwakarta Ini Antar Warga Sakit Tengah Malam

PIJARNUSA.COM – Jajang Hendrik yang sering disapa Jonkay, seorang pria berusia 40 tahun asal Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, telah menjadi sosok yang tak tergantikan di desanya. 

Sejak tahun 2020, tepat di tengah pandemi COVID-19, ia dengan tulus mengabdikan diri sebagai sopir ambulans Desa.

Sebelum menjadi pahlawan tanpa tanda jasa di kampung halamannya, Jajang meniti karier sebagai Ketua RT dan sopir angkutan umum, panggilan hati membawanya kembali ke Desa untuk berkontribusi lebih kepada masyarakat. 

Berbekal pengalamannya di dunia transportasi, ia dipercaya mengemudikan ambulans Desa sekaligus mengemban amanah diberbagai organisasi sosial di Purwakarta. 

Tugasnya sebagai sopir ambulans tidak mengenal waktu. Siaga 24 jam, Jajang Hendrik selalu siap sedia mengantar warga yang membutuhkan bantuan medis, tak peduli siang atau malam.

“Jarak rumah sakit memang cukup jauh,” ujarnya, “tapi saya selalu siap mengantar kapan pun dibutuhkan.”

Selama bertugas, Jajang Hendrik kerap menghadapi situasi yang menegangkan. Salah satunya saat harus membantu persalinan seorang ibu hamil di dalam ambulans. Dengan tenang, ia berhasil membawa ibu dan bayinya selamat hingga ke rumah sakit.

Kepedulian Jajang Hendrik tidak hanya berhenti pada pelayanan transportasi. Ia juga sangat peka terhadap kondisi ekonomi pasien. 

Bagi warga yang kesulitan biaya berobat, Jajang Hendrik tak segan membantu mengurus administrasi agar mereka bisa mendapatkan perawatan yang layak.

Dedikasi Jajang Hendrik menjadi inspirasi bagi banyak orang. Kisahnya membuktikan bahwa kepedulian dan semangat gotong royong masih sangat hidup di tengah masyarakat. (Ds)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *